Mereka minta Aceh dimekarkan menjadi 3 bagian yaitu NAD, Aceh Leuser Antara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (Abas).
"Jika ibu pertiwi (RI) tidak mengindahkan kami, kami akan minta pada ibu dunia (PBB). Jika tidak diindahkan juga kami akan membentuk Gam. Gayo Merdeka," ujar Koordinator Kades Iwan Gayo kepada detikcom di Wisma Aceh, Jl Indramayu, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Besok yang menghadap ke Mendagri cuma 66 Kades. Kami ingin menunjukan pada Mendagri bahwa ALA adalah komunitas etnik dan miniatur dari RI. Karena disitu ada Kades dari Jawa dan dari seluruh daerah di Indonesia," jelas Iwan.
ALA terdiri dari 6 Kabupaten yaitu Aceh Tengah, Beuner Meriah, Gayo Luwes, Aceh Tenggara, Aceh Singkil dan Kota Subulussalam yang berpenduduk 1 juta orang. Sedangkan Abas terdiri juga dari 6 kabupaten yaitu Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Selatan, Kabupaten Simeuleu dan berpenduduk 1,5 juta orang.
Sementara itu Kades Kramat Jaya, Keluarahan Bandar, Kabupaten Beuner Meriah Sapran mengatakan alasan pemekaran adalah tak meratanya kemakmuran di Aceh pedalaman.
"Kami atas nama kepala desa meminta maaf kepada Gubernur NAD karena seyogyanya Gubernur yang harus meminta maaf pada kami. Karena gubernur selalu bilang Aceh menjadi makmur dan sentosa di bawah kepemimpinannya dia. Padahal kami dari Aceh yang ada di pedalaman tidak merasakan kemakmuran tersebut," ujar Sapran.
Sudah 1 pekan para kades itu berada di Jakarta. Mereka ke Jakarta karena keinginan pemekaran wilayah tak disetujui GUbernur Irwandy Yusuf. Sebelumnya mereka menemui sejumlah tokoh politik di antaranya Megawati, sejumlah anggota DPR dan DPD.
Sudah ada 20 anggota DPR dan DPD yang menyetujui pemekaran wilayah tersebut. Mereka antara lain Alex Litaay, Nizar Dahlan, Sutjipto, Suryama Sastra, Alvin Lie, Ali Mochtar Ngabalin. (nwk/mar)










































