"Apabila ini sudah dilakukan oleh kita, Uni Eropa justru yang meminta kita terbang ke Eropa. Dan saatnya nanti, kita bilang kepada mereka, sorry bung kita tidak mau terbang ke Eropa, karena safety standar kita terlalu tinggi untuk Anda. Tolong benahi dulu penerbangan Anda," kata pengamat penerbangan Chappy Hakim yang mantan KSAU ini dalam jumpa pers di Jl Cikapu II/18, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (21/3/2008).
Menurut Chappy, seharusnya dunia penerbangan kita bisa membalikan situasi dengan membuat negara Uni Eropa yang meminta agar Indonesia mau terbang lagi ke sana. "Mimpi? Nggak apa-apa, every succes start from a dream. Apakah kita bisa keluar dari kemelut ini? Harus optimis bisa," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benahi saja dengan baik dunia penerbangan kita. Berusaha keras menghilangkan 'pungli' di semua lini, tegakkan aturan dengan konsisten, maka insya Allah dunia penerbangan kita akan terbangun dengan baik," tandasnya.
(zal/mar)











































