"Hasil pemilihan anggota Bawaslu mengecewakan. Saya melihat dari ada calon yang mumpuni
dari backgound tetapi tidak terpilih. Calon anggota yang fit and proper testnya tidak bagus justru terpilih. Jadi aneh saja," kata kata Peneliti dari Centre for Electoral Reform (CETRO), Hadar Nafis Gumay kepada detikcom, Jumat (21/3/2008).
Dikatakan dia, komposisi anggota Bawaslu sebaiknya lebih baik lagi. Tidak hanya menekankan unsur gender melainkan pada background, pendidikan, pengalaman dan take record di bidang pengawasan pemilu.
Menurut Hadar, anggota Bawaslu harus memanfaatkan unsur di luar yang bisa menopang kinerjanya. "Unsur politis yang menonjol ke depan harus dibatasi. Jangan ada balas budi. Kalau tidak ya susah," ujar Hadar seraya wanti-wanti.
Wahidah Suaeb (41 suara), Nurhidayat (34 suara), Agustiani Tio FS (31 suara), Bambang Eka Cahya Widodo (29 suara), dan Wirdyaningsih (28 suara) terpilih menjadi anggota Bawaslu lewat voting pada Kamis 20 Maret 2008. (aan/mar)











































