Obama Tuduh Hillary Berbohong

Obama Tuduh Hillary Berbohong

- detikNews
Jumat, 21 Mar 2008 09:29 WIB
Washington - Ternyata soal berkelit bukan hanya orang Indonesia yang jago. Kandidat Capres Barack Obama menuduh rivalnya Hillary Clinton juga berkelit bahkan berbohong.

Tuduhan itu dilayangkan kubu Obama setelah menemukan sebuah dokumen Gedung Putih yang menunjukkan Hillary mendukung North American Free Trade Agreement (NAFTA). Hillary ternyata berbohong menyatakan diri menolak NAFTA dalam reli kampanyenya.

Dokumen 11 ribu lembar itu menunjukkan bahwa bekas Ibu Negara itu tak berpengalaman sama sekali menangani isu luar negeri. Kubu Obama menemukan, ABC News melaporkan Hillary 'sangat mendukung' NAFTA dalam sebuah pertemuan di Gedung Putih tahun 1993.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak mengherankan mengapa begitu sulit mendapatkan catatan ini pada saat sekarang," ujar ahli strategi Obama, David Axelrod, menyindir," seperti dilansir AFP, Jumat (21/3/2008).

Dokumen ini dengan demikian menelanjangi sikap Hillary yang berubah-ubah. Padahal, sebelum pemilihan pendahuluan di Ohio, Hillary menyerang Obama bersikap tidak konsisten mengenai NAFTA. Tentu saja Hillary mengatakan itu untuk merebut hati warga Ohio yang bersama Texas paling merasakan dampak perdagangan bebas itu.

"Hanya ada satu masalah: dia tidak mengatakan yang sebenarnya pada pemilih di Ohio," imbuh Axelrod.

Serang menyerang antara Obama dan Hillary semakin meruncing menjelang putaran pemilihan pendahuluan Partai Demokrat di Pennsylvania 22 April nanti. Perolehan delegasi suara keduanya pun hanya berselisih sedikit, dengan Obama sementara unggul. (aba/mar)


Berita Terkait