"Ini kebocoran keamanan dan privasi yang memalukan, bahkan dari pemerintahan yang telah menunjukkan sedikit perhatian selama 8 tahun ini," ungkap juru bicara Obama, Bill Burton, seperti dilansir AFP, Jumat (21/3/2008).
Dua pegawai kontrak itu membuka dokumen keimigrasian Obama Januari 2008 lalu. Ketika aksi ini terbongkar, Departemen Dalam Negeri memberhentikan 2 pegawai itu dan seorang pihak ketiga karena telah membuka catatan paspor Obama 'tanpa kebutuhan'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































