Seperti dilansir news.com.au, Kamis (20/3/2008), pria berdomisili di Gold Coast, Australia, ini diduga dengan sengaja merancang sebuah robot untuk menembak mati dirinya.
Hal itu diketahui dari catatan rencana yang ditinggalkan pria yang tinggal sendirian itu. Pria itu bermasalah dengan keluarganya di negara bagian lain yang memintanya tinggal bersama mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tepat pukul 07.00 waktu setempat, dia menyusun robotnya itu di depan garasinya. Dia kemudian berdiri di depannya.
Dalam catatannya disebutkan, dia sengaja berdiri di depan garasi karena dia tahu pedagang yang bekerja di sebelah rumahnya akan menemukan jasadnya. Rencana itu mulus, pedagang itu mendengar tembakan dan langsung berlari mencari tahu.
Mesin itu dipasangkan pistol 22 semiotomatis yang diisi 4 peluru. Robot itu mampu menembak beberapa kali ke arah kepala pria itu jika diaktifkan. (aba/aba)











































