Banyak Kader Tersandung Hukum, Partai Golkar Harus Introspeksi

Banyak Kader Tersandung Hukum, Partai Golkar Harus Introspeksi

- detikNews
Kamis, 20 Mar 2008 16:58 WIB
Jakarta - Penahanan anggota DPR Saleh Djasit merugikan Partai Golkar secara politis. Hal ini merupakan risiko dari praktik politik yang dilakukan partai berlambang beringin itu.

"Partai Golkar mencari orang-orang kaya. Namun, mereka tidak tahu kekayaan itu didapatkan dari korupsi. Jadi sekarang Golkar harus menanggung risikonya," ujar Pengamat Politik Indria Samego kepada detikcom, Kamis (20/3/2008).

Indria mengatakan, penahanan terhadap anggota DPR FPG itu menambah deretan panjang kader Golkar yang tersandung masalah hukum. Hal ini membuktikan bahwa Partai Golkar harus melakukan introspeksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika tidak, sambung Indria, Partai Golkar bisa kehilangan momentum politik pada pemilu 2009 mendatang. Sebab, konstituen Golkar akan meninjau kembali pilihannya terhadap partai itu.

"Golkar tentu dipandang negatif oleh publik. Maka Golkar harus melakukan introspeksi," pungkas Indria.

Saleh Djasit resmi ditahan oleh KPK Rabu 19 Maret. Dia diduga terlibat kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran saat menjabat sebagai gubernur Riau. Akibat perbuatannya, Saleh dituding merugikan negara Rp 4,7 miliar. (irw/djo)


Berita Terkait