"Ya, pokoknya mohon doa restu saja, masih ada perjuangan" ujarnya kepada detikcom, Kamis (20/3/2008).
Halius tidak berani membenarkan dirinya positif menjadi salah satu kandidat Jampidsus. Dia juga mengaku belum menerima kabar resmi dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kejagung soal pencalonan dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, menurut Halius, dirinya telah memiliki agenda khusus jika terpilih menjadi Jampidsus baru. Yakni, mengevaluasi seluruh kinerja jaksa-jaksa di Gedung Bundar, sebutan gedung Jampidsus.
Seperti diketahui, salah satu jaksa senior di Gedung Bundar, Urip Tri Gunawan, menjadi tersangka kasus suap Rp 6 milyar yang diduga terkait penghentian penyelidikan BLBI. Ulah Urip itu pula lah yang menyebabkan Kemas dan Direktur Penyidik M Salim dicopot dari jabatannya.
"Saya yakin dengan adanya kasus tersebut, adik-adik saya di Pidsus akan berpikir," pungkas Halius yang mengaku telah lama mengikatkan diri dengan institusi Kejaksaan itu. (irw/djo)











































