Usep dan kawan-kawan akan berangkat dari terminal I B Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten dengan menggunakan pesawat Batavia Air dan Sriwijaya Air. Sebelumnya mereka sempat menginap selama 3 hari di bandara tersebut.
"AdamAir janjikan berangkat. 8 Orang naik Sriwijaya Air pukul 10.00 WIB dan 8 orang naik Batavia Air pukul 11.00 WIB. Tapi AdamAir hanya bisa melandingkan kita sampai Pekanbaru," ujar Usep, aktivis PMII Bandung kepada detikcom, Kamis (20/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin kita ditengahi oleh Kapolres Bandara. Karena tujuan kita tidak mau uang kembali. Kita tetap mau berangkat ke lokasi," tegas Usep.
Usep cs sebelumnya juga sempat mengancam akan demo besar-besaran ke kantor AdamAir bila tuntutannya tidak dikabulkan AdamAir. Mereka meminta AdamAir mengganti tiket dengan tiket dari maskapai lain.
"Habis yang pertama kita dijanjikan berangkat Rabu, tapi nggak bisa dengan alasan AdamAir pailit. Lalu kami menolak. Kita sandera saja orang AdamAir dan buat posko pengaduan AdamAir," sesal Usep.
Jika di Pekanbaru ditelantarkan mau demo lagi? "Itu tergantung. Kalau didiemin di bandara, kita bisa lakukan demo lagi. Tapi kalau aksi bakar-bakaran, kita mahasiswa nggak mungkin melakukan tindakan kriminal," tandas dia.
(nik/djo)










































