Berbicara dalam perayaan 5 tahun invasi AS ke Irak, Obama menyalahkan Hillary yang mendukung perang tersebut. Obama juga menepis tuduhan Hillary yang menyebutnya plin-plan.
"Hillary telah mencoba untuk memanfaatkan posisi saya untuk mendapat dukungan politis dengan menuduh saya tidak berkomitmen menghentikan perang," ujar Obama seperti yang dilansir Los Angeles Times, Rabu (19/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk McCain, Obama menyentilnya karena salah bicara di Jordan. McCain menuduh Iran melatih pasukan Al-Qaeda di Irak. Padahal Iran adalah negara Syiah yang hanya mungkin melatih anggota Syiah, bukan Al-Qaeda yang notabene adalah kelompok Sunni.
"Baru saja kemarin, kita mendengar McCain bingung antara Sunni dan Syiah, Iran dan Al-Qaeda. Mungkin karena itulah dia memeilih pergi perang bersama negara yang tidak punya ikatan dengan Al-Qaeda. Mungkin itulah alasannya kenapa dia tidak mengerti bahwa perang di Irak telah memperkuat musuh-musuh AS," pungkas Obama. (gah/gah)











































