Seperti yang diberitakan AFP, Rabu (19/3/2008), Emir Kuwait Syekh Sabah al-Ahmad al-Sabah membubarkan parlemen yang didominasi kubu oposisi menyusul krisis politik di negaranya.
Keputusan mencengangkan ini diambil setelah 2 hari yang lalu anggota kabinet mengundurkan diri setelah merasa tidak didukung oleh parlemen. Selanjutnya, Kuwait akan menggelar pemilu dini pada tanggal 17 Mei 2008.
Kondisi seperti pernah juga terjadi pada 2 tahun yang lalu. Pada Mei 2006, parlemen dibubarkan dan pemilu dini digelar sebulan kemudian. (gah/gah)











































