Hormati Deklarasi UE, Pemerintah Jamin Tuntaskan Kasus Munir

Laporan dari Johannesberg

Hormati Deklarasi UE, Pemerintah Jamin Tuntaskan Kasus Munir

- detikNews
Rabu, 19 Mar 2008 01:21 WIB
Johannesberg - Presiden SBY menghormati deklarasi dari Parlemen Uni Eropa untuk penuntasan segera kasus Munir. Namun tanpa ada deklarasi atau resolusi dari pihak manapun, sejak awal pemerintah berkomitmen kuat menguak misteri pembunuhan yang hampir berumur 4 tahun itu.

Hal ini disampaikan Jubir Kepresidenan Dino Pattidjalal menjawab pertanyaan wartawan di tengah penerbangan rombongan Presiden SBY dari Johamnesberg, Afrika Selatan, menuju Dubai, Uni Emirat Arab, Selasa (18/3/2008).

"Kita mencatat dan apresiasi perhatian masyarakat internasional. Tetapi baik ada deklarasi atau tidak, ada resolusi atau tidak, pemerintah berkomitmen untuk menuntaskan kasus Munir. Kita lihat sendiri hasil pengadilan, bahwa Presiden SBY tidak omong kosong soal ini," tegas dia.

Menurutnya pihak pemerintah sama sekali tidak merasakan adanya intervensi dari deklarasi tersebut. Karena itu pemerintah tidak merasa kaget bahkan sampai perlu mengambil langkah yang defensif mendengar pernyataan dari Parlemen Uni Eropa itu.

"Nada resolusinya kelihatan netral dan intinya mereka meminta masalah ini segara dituntaskan. Semangat resolusi itu tidak menghukum atau menghujat Indonesia, lebih pada imbauan. Jadi kita tidak perlu merasa defensif mendengarnya. Percayalah kita adalah bangsa yang punya harga diri dan kredibilitas mengenai HAM juga cukup baik," jelas Dino.

Terkait itu Dino menyatakan bahwa pernyataan resmi tersebut tidak mempengaruhi hubungan baik antara Pemerintah RI dengan Uni Eropa. Demikian juga dengan rencana kunjungan kerja Presiden SBY ke sejumlah negara Eropa pertengahan tahun ini.

"Itu tidak ada kaitannya dan tidak akan pengaruhi hubungan. Kita dengan UE punya banyak sekali urusan, ada yang mengganjal dan ada yang berjalan baik," ujarnya. (lh/ndr)


Berita Terkait