Β
Rini Wulandari digiring aparat Polsek Sukajadi, Pekanbaru ke balik jeruji besi. Wanita berambut panjang asal Medan ini terbukti sebagai ibu dari orok yang ditemukan warga di Jl Teratai Gang Masjid, Pekanbaru.
"Awalnya, kemarin kita menerima laporan dari warga bahwa mereka menemukan orok bayi di dalam septic tank. Dari hasil penyelidikan kita, akhirnya ibu dari orok itu berhasil kita tangkap di tempat kerjanya, di salah satu salon di Pekanbaru," terang Kapolsek Sukajadi AKP Sapta Maulana Marpaung kepada wartawan di ruang kerjanya, Jl Rajawali, Pekanbaru, Selasa (18/3/2008).
Β
Dia menjelaskan, pada Senin (17/3/2008) kemarin, seorang warga bernama Haji Rustam, pemilik rumah petak empat di Jl Teratai, berniat membersihkan septic tank. Ketika mobil tinja menyedot septic tank itu, tiba-tiba pipa tersumbat.
Β
Kemudian, petugas mobil tinja mencoba melihat gerangan apa yang membuat alat penyedot tinjanya tersendat. Setelah dilihat, ternyata di ujung pipa terlihat ada bungkusan plastik. Setelah bungkusan diambil dan dibuka, ternyata benda itu adalah orok bayi yang sudah membusuk. Warga pun lantas melapor ke polisi.
"Kita segara menindaklanjuti laporan warga. Semua warga yang tinggal di rumah petak itu kita mintai keterangan," kata Sapta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Atas keterangan pembantu itulah, kita mengetahui bahwa ibu dari orok itu kakaknya sendiri, yakni Rini," kata Kapolsek.
Β
Di depan penyidik, Rini Wulandari mengaku, ketika datang ke tempat kerja adiknya itu, kandungannya baru berusia lima bulan, mengalami pendarahan. "Ketika mengalami pendarahan bayi itu keluar dan sudah tidak bernyawa lagi. Dari sana saya buang ke septic tank," kata Rini dengan nada santai seakan tidak ada rasa penyesalan. (cha/asy)










































