Mediasi perwakilan sopir angkot dan anggota Komisi III DPRD Sumsel Ramlan Haldan tidak mendapatkan titik temu. Akibatnya, ratusan sopir angkot trayek Plaju-Ampera dan Kertapati-Ampera berencana menguasai gedung dewan sampai tuntutan mereka dipenuhi.
"Kami akan terus di sini sampai tuntutan kami dipenuhi," kata seorang pengunjuk rasa, di Gedung DPRD Sumsel, Jl POM IX, Palembang, Selasa (18/03/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para sopir sempat memblokir sejumlah jalan protokol seperti Jalan Merdeka, Jalan Rustam Effendi, dan Jalan Diponegoro. Sementara itu, ribuan calon penumpang di Plaju dan Kertapati berebutan naik bus kota.
Plaju adalah kawasan pendidikan dimana ada ribuan mahasiswa yang kuliah antara lain di Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas PGRI dan Universitas Bina Darma. Sedangkan Kertapati merupakan pintu masuk Palembang, tempat Terminal Bus Karyajaya dan Stasiun Kereta Kertapati.
Tidak sedikit dari mereka harus antri menunggu bus. Bus kota menjadi satu-satunya kendaraan bagi mereka untuk menuju Palembang Ilir atau melintasi jembatan Ampera. (tw/fay)











































