Sopir Angkot Palembang Ancam Duduki DPRD Sumsel

Sopir Angkot Palembang Ancam Duduki DPRD Sumsel

- detikNews
Selasa, 18 Mar 2008 14:14 WIB
Palembang - Pertemuan ratusan sopir angkot Palembang dengan DPRD Sumsel berjalan buntu. Para pengunjuk rasa mengancam akan menduduki gedung dewan.

Mediasi perwakilan sopir angkot dan anggota Komisi III DPRD Sumsel Ramlan Haldan tidak mendapatkan titik temu. Akibatnya, ratusan sopir angkot trayek Plaju-Ampera dan Kertapati-Ampera berencana menguasai gedung dewan sampai tuntutan mereka dipenuhi.

"Kami akan terus di sini sampai tuntutan kami dipenuhi," kata seorang pengunjuk rasa, di Gedung DPRD Sumsel, Jl POM IX, Palembang, Selasa (18/03/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi di DPRD Sumsel dilakukan setelah massa aksi gagal menemui anggota DPRD dan Pemkot Palembang. Para sopir kembali menuntut anggota dewan mendengar aspirasi mereka dan mendesak menghadirkan Ketua DPRD Kota Palembang serta Dishub Kota Palembang dihadirkan di kantor DPRD Sumsel.

Para sopir sempat memblokir sejumlah jalan protokol seperti Jalan Merdeka, Jalan Rustam Effendi, dan Jalan Diponegoro. Sementara itu, ribuan calon penumpang di Plaju dan Kertapati berebutan naik bus kota.

Plaju adalah kawasan pendidikan dimana ada ribuan mahasiswa yang kuliah antara lain di Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas PGRI dan Universitas Bina Darma. Sedangkan Kertapati merupakan pintu masuk Palembang, tempat Terminal Bus Karyajaya dan Stasiun Kereta Kertapati.

Tidak sedikit dari mereka harus antri menunggu bus. Bus kota menjadi satu-satunya kendaraan bagi mereka untuk menuju Palembang Ilir atau melintasi jembatan Ampera. (tw/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads