"Lebih dari separuh menteri kabinet adalah wajah-wajah baru dan saya harap mereka bisa melayani rakyat dengan efektif," kata Badawi pada konferensi pers di Kuala Lumpur seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (18/3/2008).
Salah satu menteri yang digeser adalah Menteri Perdagangan Rafidah Aziz. Wanita itu tidak masuk dalam susunan kabinet baru padahal dirinya telah menjabat posisi tersebut sejak tahun 1987 silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak ingin membicarakan alasannya. Saya pikir dia harus memberi jalan bagi orang baru," ujar Badawi.
Badawi telah mendapat sejumlah seruan untuk merombak pemerintahannya menyusul kemunduran koalisi berkuasa Barisan Nasional dalam pemilihan umum beberapa waktu lalu. Dalam pemilu itu, Barisan Nasional kehilangan dua pertiga mayoritas kursi parlemen. Ini merupakan kali pertama dalam empat dekade.
Menteri-menteri yang diganti termasuk Syed Hamid Albar yang tadinya menjabat Menteri Luar Negeri. Kini Syed Hamid akan memimpin kementerian yang baru dimerger yakni, urusan keamanan dalam negeri dan rumah tangga.
(ita/nrl)











































