"Nggak cuma pusing, kesal juga, mana tiket mahal," ujar Jay kepada detikcom, Selasa (18/3/2008).
Kekesalan Jay memuncak sebab tidak ada pemberitahuan pembatalan penerbangan dari pihak maskapai. Pemberitahuan baru dilakukan menjelang 10 menit sebelum naik ke pesawat. Pesawat Jay harusnya take off pukul 12.35 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena ditunda sampai batas waktu yang tidak jelas, Jay bersama ratusan penumpang mencak-mencak. Petugas AdamAir akhirnya menyodorkan jalan damai dengan mengganti tiket dengan uang. Antrean ratusan penumpang pun meluber. Mereka menukar harga tiket antara Rp 400 ribu hingga Rp 800 ribu.
Meski telah mendapat uang, namun Jay bersama ratusan penumpang lainnya pusing tujuh keliling mencari pesawat pengganti. Sampai sekarang mereka masih bertahan di Bandara Cengkareng untuk mencari pesawat pengganti.
"Saya pesan tiket sejak 2 hari yang lalu. Saya sudah tahu soal masalah AdamAir. Agen bilang pesawat bisa berangkat. Sebelum ke bandara sudah saya pastikan keberangkatan. Bahkan tadi pagi ada tiket Jakarta-Batam yang dijual oleh petugas AdamAir," sesal Jay.
(nik/nrl)











































