Agung Laksono Kewalahan Hadapi Hujan Interupsi

Agung Laksono Kewalahan Hadapi Hujan Interupsi

- detikNews
Selasa, 18 Mar 2008 11:19 WIB
Jakarta - Baru saja pembacaan laporan keputusan Komisi XI yang menolak pencalonan dua cagub BI usulan Presiden SBY dibacakan, sidang paripurna langsung diwarnai hujan interupsi. Tidak kurang 18 orang langsung mengajukan interupsi dalam waktu yang hampir bersamaan.

Hujan intrupsi ini membuat pemimpin sidang Agung Laksono kewalahan. Hingga akhirnya ia meminta agar peserta sidang tertib.

"Supaya tertib sidang ini sebaiknya saya catat dulu yang interupsi," kata Agung dalam sidang paripurna di Gedung DPR SEnayan, Jkarta, SElasa (18/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nama-nama yang mengajukan interupsi seperti Abdillah Toha (FPAN), Permadi (FPDIP), Andi Rahmat (FPKS), Max Sopacua (FPD), Azwar Anas (FKP), Yuddy Chrisnandi dan masih banyak lainnya.

Kesepakatan pertama diberikan kepada  Max Sopacua.

"Kami taat azas terhadap putusan DPR. Dengan catatan keputusan tersebut disosialisasikan masyarakat. Tapi kami melihat ada indikasi politisasi dalam fit and proper test Cagub BI. Karena itu kami ingin voting ulang di sini, jangan di komisi," pinta Max membuka interupsi. (anw/ana)


Berita Terkait