Dia juga bicara lebih banyak. Pengusaha ini membantah 3 hal, yaitu membantah telah tertangkap tangan, membantah ada kaitan dengan BDNI - eks bank milik Sjamsul Nursalim - serta membantah bahwa rumah tempatnya diciduk di Jl Hang Lekir, merupakan rumah Sjamsul.
Dandanan Ayin yang selalu kinclong sering menjadi bisik-bisik. Di mana dia dandan? Apakah di selnya yang sempit di Rutan Wanita Pondok Bambu? Apakah di mobil tahanan, dalam perjalanan dari rutan ke KPK di Kuningan? Apakah dia membawa sekopor alat kosmetik dan sekopor besar pakaian serba bagus? Apakah familinya selalu memasok barang-barang yang membuat Ayin tetap cantik? Atau malah Ayin ke salon?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaligis tidak melihat dandanan rapi Ayin sebagai sesuatu yang luar biasa. "Penampilannya sebelum dan sesudah di penjara kan memang seperti itu. Dia kan bisa bawa make up," ujar pengacara senior ini.
Kaligis tidak mau dipusingkan dengan hal-hal yang ia anggap sepele seperti itu. Ia juga tidak berhak mengatur dandanan sang klien. "Bagaimana pengacara bisa mengatur penampilan kliennya? Kalau saya ahli kecantikan saya baru mau ngurusi hal ini," cetusnya.
OC menambahkan, di Rutan Pondok Bambu penjagaan sangat ketat. Bahkan ia hanya bisa bertemu dengan Artalyta di Gedung KPK saja saat dia sedang menjalani pemeriksaan.
"Dua meter dari rutan saja dijaga oleh Gegana," ujarnya. (anw/nrl)










































