"Sekitar sebelum pukul 06.00 WIB jalur sudah bisa dilewati. Namun dengan kecepatan 5 km/jam," ujar Kepala Humas PT Kereta Api Daops V Purwokerto Nur Hamidi kepada detikcom Selasa (18/3/2008) pukul 06.
Menurut Hamidi, akibat anjloknya KA Senja Utama, banyak material yang ikut tertarik. Akibatnya, ada bantalan beton yang pecah. Sehingga setiap kereta yang hendak melintasi jalur tersebut harus pelan-pelan dan hati-hati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamidi berjanji, sekitar pukul 07.00 WIB, kereta naas tersebut sudah bisa melanjutkan perjalanan kembali ke Yogyakarta. (anw/ken)
