Cina Bantah Ratusan Orang Tewas di Tibet

Cina Bantah Ratusan Orang Tewas di Tibet

- detikNews
Selasa, 18 Mar 2008 00:18 WIB
Jakarta - Cina menghadapi tekanan dunia internasional setelah ratusan orang diduga tewas di Tibet akibat demo menentang kekuasaan Cina di Tibet. Namun Cina membantah tentang kabar kematian ratusan orang di Tibet ini.

Demo ini merupakan demo terbesar yang terjadi di Ibukota Tibet, Lhasa menentang Beijing dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Pemerintah Cina menghalau para demonstran dengan cara represif. Akibatnya, dikabarkan ratusan nyawa warga sipil melayang sia-sia.

Cina juga menuduh aksi ini merupakan upaya untuk mempermalukan Cina yang tidak lama lagi akan menggelar hajatan akbar, yakni Olimpiade yang akan berlangsung di Beijing, Agustus 2008 nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka juga membakar sekitar 13 warga sipil yang tak berdosa hingga tewas," ujar Kepala Pemerintah Tibet, Qiangba Puncog, seperti dilansir AFP, Rabu (18/3/2008).

Cina menganggap Tibet sebagai wilayah mereka. Namun banyak warga Tibet tetap setia kepada pemimpin spiritual, Dalai Lama, yang meninggalkan Tibet pada tahun 1959 dan saat ini hidup dalam pengasingan di India.
(anw/ken)


Berita Terkait