Kemas Yahya yang ponselnya sulit dihubungi, akhirnya keluar dari kantornya di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (17/3/2008), sekitar pukul 18.45 WIB. Dia tetap terlihat tenang meski tahu dirinya dicopot.
"Saya diganti, bukan nonaktif. Saya sudah diberitahu tadi. Saya sebagai seorang bawahan sudah barang tentu patuh pada pimpinan. Kalau pimpinan sudah mengatakan seperti itu, saya terima dengan senang hati. Mungkin itu yang terbaik buat saya. Jadi saya bukan nonaktif, tapi akan dimutasi. Diganti menunggu Keppres," kata Kemas sambil menuju mobil Toyota Altis B 1518 WQ.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ana/ken)











































