Jaksa Agung: Kemas Yahya dan Salim Tidak Kredibel Lagi

Jaksa Agung: Kemas Yahya dan Salim Tidak Kredibel Lagi

- detikNews
Senin, 17 Mar 2008 18:55 WIB
Jakarta - Jampidsus Kemas Yahya Rahman dan Direktur Penyidikan (Dirdik) di Pidsus Kejagung M Salim dicopot. Menurut Jaksa Agung Hendarman Supandji, keduanya sudah tidak kredibel lagi.

Pencopotan Kemas dan Salim ini diputuskan dalam rapat pimpinan yang berlangsung di Kejagung, Jl. Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (17/3/2008). Kemas dan Salim selama ini disebut terkait dengan kasus Jaksa Urip Tri Gunawan yang menjadi tersangka kasus penyuapan Artalyta Suryani, orang dekat Sjamsul Nursalim, Rp 6 miliar.

"Pergantian di jajaran Gedung Bulat sesuai hasil rapat pimpinan tadi sore. Kan berkembang berita-berita. Yang kita lihat, sudah tidak kredibel lagi kedua pejabat itu," kata Hendarman dalam jumpa pers seusai rapat pimpinan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumpa pers ini terlihat agak tegang. Semua jajaran eselon 1, termasuk para Jaksa Agung Muda (Jam), hadir dalam jumpa pers ini, kecuali Jampidsus Kemas Yahya Rahman.

Bagi Hendarman, karena Kemas dan Salim tidak kredibel, maka keduanya pun tidak layak melakukan apa pun. "Kalau dikatakan tidak layak, penafsiran kita itu. Kalau tidak kredibel lagi, ya bisa dikatakan tidak layak. Orang menilai bahwa orang yang sedang diperiksa, kok masih bertindak. Kita usulkan kepada presiden untuk diganti," terang Hendarman.

Pencopotan Kemas dan Salim ini merupakan tindakan Kejagung yang berani. Namun, dalam jumpa pers itu, Hendarman tidak menjelaskan secara detil, background hingga alasan yang jelas mencopot Kemas dan Salim. Yang jelas, menurut Hendarman, hingga saat ini Kejagung belum memutuskan kesalahan Kemas dan Salim dalam kasus Jaksa Urip, karena masih menunggu pemeriksaan Artalyta.
(irw/asy)


Berita Terkait