"Kalau bakteri ini menjadi standar, semua pabrik susu formula di Indonesia bisa ditutup dan pengangguran akan menjadi masalah," kata Menkes dalam rapat kerja dengan Komisi IX di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/2008).
Menurut dia, sebelumnya tidak ada yang mempermasalahkan bakteri Enterobakter sakazakii dalam susu formula.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menkes juga tidak pernah menyalahkan IPB yang baru-baru ini merilis indikasi susu formula mengandung bakteri sakazakii. "Saya hanya bilang penelitian IPB bukan untuk publikasi ke masyarakat tetapi untuk mendeteksi ada bakteri atau tidak dalam susu," kata Menkes. (aan/nrl)











































