"Saya terima putusan hakim. Bapak juga nggak akan banding. He is my soulmate," kata Yenny sambil mengusap airmatanya dengan tisu usai sidang di Pengadilan Negeri, Jalan Gadjah Mada, Jakarta Pusat, Senin (17/3/2008).
Zaenal Ma'arif pun mengaku menerima vonis itu. "Saya terima ini. Ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi saya dan elit politik lain agar lebih etis. Semoga ini ada manfaatnya yang besar. Bisa menjadi contoh," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































