Ketua Bidang Pertahanan FPI Subagus Muhammad Sidik mengatakan, kedatangan mereka ke PN Jakarta Selatan karena ingin memberikan dukungan kepada hakim dan JPU kasus Musaddeq.
"Kita ke sini mau kasih dukungan moral kepada hakim dan JPU agar melaksanakan tugasnya sebaik-baiknya. Jangan goyah. Jangan sampai tertekan dengan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Jangan tertekan orang yang dibayar ini. Makanya anak-anak kita nggak peduli mereka banyak," katanya, Senin (17/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat melihat ada anggota FPN yang mengenakan baju hitam-hitam itu masih berada di halaman parkir, puluhan anggota FPI berteriak. "Teroris itu Musaddeq. Nabi Muhammad SAW itu nabi terakhir kok ini ada nabi lagi," teriak mereka sambil menunjukkan jari ke wajah anggota FPN yang ada.
Mendengar teriakan FPI itu, anggota FPN hanya diam saja. Polisiย kemudian mengamankan situasi dan menghalau anggota FPI untuk keluar halaman parkir PN Jakarta Selatan.
Saat dihalau, anggota FPI tidak terima. Sempat terjadi adu mulut antara polisi dengan anggota FPI. Jl Ampera Raya pun menjadi macet beberapa menit. Tak lama anggota FPI pun bubar. (ziz/nrl)











































