Dalai Lama Kecam Cina

Dalai Lama Kecam Cina

- detikNews
Minggu, 16 Mar 2008 18:43 WIB
Dharamshala - Pemimpin spiritual Tibet di pengasingan Dalai Lama mengecam pemerintah Cina atas aksi kekerasan yang telah menewaskan puluhan orang dalam demonstrasi di Ibukota Tibet Lhasa. Dalai Lama menyebut Cina melakukan teror di Tibet.

"Mereka (Cina) menggunakan kekerasan untuk menciptakan perdamaian, perdamaian yang dihadirkan dengan kekerasan dan teror," cetus Dalai Lama dari tempat pengasingannya di Dharamshala, India, seperti dikutip AFP, Minggu (16/3/2008).

Dia juga meminta dunia internasional melakukan penyelidikan atas kekerasan yang terjadi. "Silakan investigasi, jika memungkinkan... Beberapa organisasi internasional dapat mencoba menyelidiki situasi di Tibet," harap pemimpin spiritual Budha itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Dalai Lama menuding telah terjadi genosida kultural oleh pemerintah Cina. "Apakah itu sengaja atau tidak disengaja, genosida kultural telah terjadi. Ini merupakan diskriminasi, orang Tibet diperlakukan sebagai warga kelas tiga di tanahnya sendiri," ungkapnya.

80 Korban Tewas

Sementara itu juru bicara pemerintahan pengasingan Tibet, Thubten Samphel menyebutkan pihaknya menerima laporan jumlah korban yang tewas bertambah menjadi paling sedikit 80 orang.

Angka korban tersebut disampaikan oleh kelompok perlawanan Tibet yang berada di pengasingan, Minggu, berdasarkan berbagai sumber yang mereka hubungi di ibukota Tibet tersebut.

Data lainnya menyebutkan, sebanyak 26 orang dipastikan tewas di dekat penjara Dratchi, Lasha pada Sabtu. Sejumlah korban lainnya diketahui tewas di berbagai lokasi.

Namun, Samphel tidak bisa memastikan, berapa banyak diantara korban tersebut yang merupakan pemrotes. Yang ia pastikan bahwa angka korban itu didapat dari sejumlah sumber, termasuk anggota keluarga korban, dan jaringan mereka di dinas keamanan.
(bal/bal)


Berita Terkait