Herudi langsung dimasukkan ke kamar janazah RS Fatmawati sejak pukul 09.30 WIB. Keluarga yang berdatangan tak kuasa membendung duka. Mereka berangkulan dan meneteskan air mata.
Pantuan detikcom, Minggu (16/3/2008), keluarga yang berdatangan menunggu di luar kamar mayat. Mereka terlihat syok. Namun ada juga yang setia menunggu saat korban divisum luar oleh petugas.
Anak korban, Rivan, mengaku mendapat kabar duka itu beberapa saat setelah insiden ini. "Saya baru tahu setelah dikabari. Saya di rumah saat itu," ujar dia.
Hal yang sama disampaikan Hermawan, kerabat Herudi. Dia sangat kaget mendengar informasi meninggalnya Herudi. "Saya dapat kabar setelah melihat televisi," imbuh dia. (mly/nrl)











































