5.000 Metrik Ton Amunisi Artileri Itu...

Laporan dari Tirana

5.000 Metrik Ton Amunisi Artileri Itu...

- detikNews
Minggu, 16 Mar 2008 02:24 WIB
Tirana - Lebih dari 5.000 metrik ton amunisi artileri berada dalam kawasan saat ledakan terjadi. Sebagian besar buatan eks Uni Sovyet dan Cina.

Hal itu dikemukakan Dritan Minxolli direktur dari perusahaan yang bertanggung jawab melakukan pembongkaran amunisi kepada Albanian Economy News (AENews) seperti dikutip detikcom petang ini, Sabtu (15/3/2008).

Ribuan ton amunisi roket artileri buatan Uni Sovyet dan Cina itu sekurangnya berumur 40 tahun dan seharusnya sudah dibongkar dua atau tiga dekade lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ledakan terjadi, para karyawan sedang makan siang. "Saya berada beberapa puluh meter dari lokasi pada jam 12.00 saat ledakan terjadi. Setelah ledakan pertama, para karyawan punya waktu beberapa menit untuk menyelamatkan diri," ujar Minxolli.

Minxolli tidak dapat menyebutkan jumlah eksak karyawan yang hadir di kawasan bencana saat ledakan terjadi. Dia telah menghubungi mereka melalui ponselnya, namun ada empat karyawan yang belum menjawab.

Jumlah Korban

Sementara itu, masih dipantau dari AENews, Menteri Dalam Negeri Bujar Nishani menyatakan belum ada konfirmasi mengenai jumlah korban tewas. Menurut Nishani, polisi belum bisa mencapai pusat ledakan.

"Kami memperkirakan akan menemukan korban di dalam terowongan," ujar Nishani.

Sejauh ini media Albania menyebutkan jumlah korban tewas 6 orang dan yang cedera 160 orang, demikian AENews. (es/es)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads