Cina Batasi Waktu Demonstran Tibet Hingga 17 Maret

Cina Batasi Waktu Demonstran Tibet Hingga 17 Maret

- detikNews
Sabtu, 15 Mar 2008 20:31 WIB
Beijing - Kerusuhan di Tibet yang menewaskan 10 orang berbuntut batasan waktu bagi demonstran anti-Cina dari pejabat pemerintah hingga Senin 17 Maret 2008. Para demonstran diminta untuk menyerahkan diri.

"Rencana kelompok separatis akan gagal," kata kepala pemerintah Tibet di tengah petugas keamanan yang berpatroli di kota Lhasa seperti yang dikutip BBC, Sabtu (15/3/2008).

Media resmi menyebutkan 10 orang tewas dalam bentrokan hari Jumat, termasuk kalangan bisnis yang dibakar hingga tewas. Namun para pemimpin Tibet di pengasingan memperkirakan jumlah yang meninggal lebih tinggi. Mereka menyalahkan pemerintah Cina.

"Hingga hari ini 30 Orang tewas, setelah dikonfirmasi. Dan lebih dari 100 orang tewas. Namun hingga kini belum dipastikan," menurut pernyataan dari pemerintah Tibet di pengasingan yang berkantor di India utara.

Dalam satu pernyataan yang dikutip kantor berita Xinhua, pemerintah Tibet mendesak para pelanggar hukum menyerahkan diri Senin tengah malam. Selain itu pemerintah berjanji ada 'keringanan' kepada mereka yang menyerahkan diri.

Unjuk rasa terjadi sejak awal pekan ini, ketika beberapa biksu dilaporkan ditahan setelah berpawai untuk memperingati 49 tahun pemberontakan Tibet melawan pemerintahan Cina. Ratusan biksu kemudian turun ke jalan-jalan untuk menuntut pembebasan rekan-rekan mereka. Bahkan sejumlah laporan mengatakan aparat keamanan menggunakan gas air mata untuk membubarkan para biksu.
(mly/mly)


Berita Terkait