Sekitar 70 karyawan AdamAir ini berkumpul di depan Ruang Asean Hotel Sultan, Jakarta, tempat akan digelarnya konferensi pers mengenai mundurnya Bhakti dari AdamAir, Jumat (14/3/2008). Mereka tampak mengenakan seragamnya bewarna orange.
Para karyawan itu sesekali berteriak meminta tanggung jawab PT Bhakti atas maskapai AdamAir ini. Sambil sesenggukan mereka meminta membeberkan dosa-dosa PT Bhakti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekecewaan atas perusahaan milik pengusaha Harry Tanoesoedibjo ini juga disuarakan Ridwan. Karyawan perintis AdamAir ini membeberkan selama kepemimpinan sebelumnya, karyawan kompak.
"Dengan masuknya Bhakti kita resah. Sebelum bhakti masuk, pesawat kita bertambah. Setelah Bhakti masuk malah kayak begini," ujarnya.
Kapten pesawat Daniel Aditya pun berteriak lantang kecewa atas keluarnya PT Bhakti. "Kalau dinilai kita tidak safety, safety itu menjadi prioritas di kita. Jadi gak benar kalau AdamAir gak safety," cetusnya.
(ary/ary)











































