"Awalnya roda nomor tiga macet saat akan masuk taxiway (penghubung landasan pacu), lalu meletus. Yang meletus ban nomor tiga," kata Administrasi Duty Manager (ADM) Bandara Juanda Surabaya, Heri Bintoro kepada detiksurabaya.com.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang menimpa pesawat Garuda jenis Boeing 737 jurusan Jakarta-Surabaya ini. "Semua sudah normal kembali dan penumpang sudah turun semua. Tidak ada korban jiwa," tambahnya.
Saat ini, jelas Heri, pesawat sudah ditarik dan dibawa ke apron untuk diteliti.
"Pesawat masih bisa jalan, tapi untuk mempercepat pergantian ban, maka pesawat ditarik dan dimasukkan ke tempat parkir pesawat," tambahnya.
Hingga saat ini, petugas masih mencari penyebab ban pesawat yang meletus tersebut.
(bdh/nrl)











































