Rencana Sidang Baihaqi di Filipina Belum Diketahui RI

Rencana Sidang Baihaqi di Filipina Belum Diketahui RI

- detikNews
Jumat, 14 Mar 2008 12:16 WIB
Jakarta - Muhammad Hildan Baihaqi ditangkap militer Filipina dalam operasi militer 17 Februari 2008 lalu di Barangai. Namun pemerintah RI belum tahu kapan pria yang diduga terlibat jaringan teroris itu akan diajukan ke meja hijau.

"Kita belum tahu kapan akan mulai disidangkan," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri Kristiarto Legowo saat pers briefing di Kantor Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (14/3/2008).

Kristiarto mengatakan, KBRI di Manila baru mendapat akses kekonsuleran pada 28 Februari, atau 11 hari setelah penangkapan Baehaqi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prosesnya agak lama. Karena saat itu kita pastikan dulu bahwa yang bersangkutan benar-benar WNI," jelasnya.

Namun Kristiarto menjamin, Baihaqi yang masih berada dalam tahanan militer, berada dalam keadaan baik. "Kita juga sudah memberikan bantuan berupa alat alat salat," terangnya.

Kejelasan mengenai Baihaqi terkait jaringan teroris atau tidak, masih harus dibuktikan dalam pengadilan. Selama persidangan, pemerintah RI juga akan berupaya agar Baihaqi bisa mendapat semua hak-haknya.

Baihaqi, sambung Kris, mengaku berada di Filipina dalam upaya dakwah dan menghadiri kegiatan-kegiatan agama Islam di Filipina. "Itu pengakuannya saat bertemu Konsulat RI di sana," pungkas dia. (rdf/nvt)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini