Demikian kesimpulan sebuah studi yang dilakukan para peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Hinon, Jepang seperti dikutip dari AFP, Jumat (14/3/2008).
Ketua tim peneliti, profesor Yoshitaka Kaneita, mengatakan tidur singkat dapat memicu hormon di dalam darah yang merangsang nafsu makan. "Tidur singkat menambah rasa lapar dan nafsu makan kita untuk menyantap makanan berkalori tinggi," ujar Yoshitaka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya, pria yang tidak gemuk pada 1999 berpeluang gemuk sebesar 1,36 jika tidur kurang dari 5 jam di malam hari 7 tahun kemudian. Tidur singkat juga berpeluang sebesar 1,27 untuk mengidap kadar gula darah yang tinggi. Hiii... (irw/aba)










































