Kedua nelayan yang naas itu adalah Ahmad Solihin dan Ghani, warga Kijang, Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Keduanya ditemukan nelayan asal Sungailiat, Bangka-Belitung, lalu dibantu aparat Pos Polair Polda Bangka-Belitung, di sekitar perairan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kamis (13/03/2008).
Kedua nelayan itu bernasib naas, setelah kapal motor (KM) Gurita yang mereka gunakan buat mencari ikan, tenggelam dihantam ombak di Riau, pada Rabu 5 Maret lalu. Kemudian mereka bertahan hidup dengan menggunakan kayu dan jerigen.
Mereka terombang-ambing selama delapan hari sembilan jam di lautan, hingga dibawa ombak laut ke perairan Bangka-Belitung, yang jaraknya ratusan mil. Sampai akhirnya mereka ditemukan nelayan sekitar 5 mil dari pantai Sungailiat, Kamis pagi tadi.
"Setelah diselamatkan, dua nelayan di periksa medis di Puskesmas Sungailiat dan kondisinya saat ini sudah sehat," kata AKBP Purwoko Dirpolair, Kepolisian Daerah Bangka-Belitung di Pangkal Pinang, Bangka-Belitung.
Sementara keluarga kedua nelayan di Tanjungpinang sudah menerima kabar keberadaan mereka melalui Polair Polda Bangka-Belitung. (tw/aba)











































