Setiap orang mendapatkan pertanyaan yang berbeda. Seputar pengetahuan mereka tentang kejadian-kejadian yang kemudian menimbulkan kasus suap Jaksa Urip.
"Misalnya seorang TU, hanya tahu apa-apa yang terjadi. Tidak sampai kasusnya," terang Jamwas MS Rahardjo di Gedung Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (13/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah dari hasil pemeriksaan sudah dapat diambil kesimpulan?
"Saya rencana besok pagi semua tim berkumpul untuk melakukan evaluasi. Apakah sudah selesai, apakah masih perlu tambahan. Sementara besok pagi kita baru berkumpul," imbuhnya lagi. (ana/mly)











































