Puncak Musi Hujan, Palembang Terancam Banjir

Puncak Musi Hujan, Palembang Terancam Banjir

- detikNews
Kamis, 13 Mar 2008 14:35 WIB
Palembang - Awan Colummunimbus telah menggelayuti kota Palembang. Ini pertanda puncak musim hujan di kota itu. Warga pun diminta waspada akan ancaman banjir.
 
Apalagi kemarin, Rabu (12/03/2008), sejumlah kawasan pemukiman di Palembang seperti di Sekip, Plaju, Kertapati, dan Jalan R. Sukamto, terendam air, akibat hujan turun selama 5 jam.
 
Peringatan ini di sampaikan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Stasiun Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Peringatan juga teruntuk warga yang berada di daerah lain di Sumatera Selatan.

"Curah hujan diperkirakan berkisar 67-100 mm dalam pekan-pekan di bulan Maret ini. Hampir semua daerah di Sumsel berpotensi terkena curah hujan tinggi ini," kata Agus Santosa, Kasi Data dan Informasi BMG, yang dihubungi pers, di Palembang, Kamis (13/03/2008).
 
Dijelaskan Agus, warga Palembang yang harus waspada adalah mereka yang menetap di pinggiran sungai. Misalnya kawasan sepanjang sungai Musi, atau pemukiman yang dekat anak sungai Musi seperti Sekip, Kalidoni, Gandus, dan Plaju. Di Sekip, misalnya, akibat hujan yang turun selama 5 jam kemarin, genangan air mencapai 1 meter. Akibatnya sebuah sekolah dasar yakni SDN 178 diliburkan lantaran ruang kelasnya tergenang air.
 
Tingginya curah hujan itu, kata Agus, akibat pengaruh Lanina yang sedang melanda dunia. Dia mengatakan hampir semua daerah di Sumsel mempunyai potensi hujan deras.
 
Sementara didapat informasi, para nelayan di kawasan Sungsang masih tetap melaut. Ketinggian gelombang relatif normal yakni berkisar 2 meter. (tw/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads