Seperti yang terjadi Kamis (13/3/2008), sejak pagi hingga siang, sudah ada 3 demo di kantor KPK. Meski tidak terkait langsung dengan Jaksa Urip dan Artalyta, seluruh demo menuntut pemberantasan korupsi.
Aksi pertama dilakukan oleh sekitar 30-an warga Sibolda, Sumatera Utara. Mereka meminta KPK mengambil alih kasus dugaan korupsi Walikota Sibolga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demo kedua digelar oleh Gerakan Masyarakat Tegal Bersatu (GMTB) yang hanya membagikan selebaran press release kepada para wartawan yang meminta KPK mengusut dugaan korupsi Bupati Tegal Agus Riyanto.
Sementara itu aksi unjuk rasa ketiga cukup menarik. Seratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerak BLBI mendesak KPK segera mengambil alih kasus BLBI.
Puluhan karikatur Hendarman Supadji, Urip, Anthony Salim dan spanduk yang berisi kecaman terhadap institusi kejaksaan mereka bawa untuk menambah kemeriahan. (anw/ken)











































