Bercak merah di tubuh Tata juga menimbulkan bau yang tidak sedap. Tidak hanya itu, bapak dari 5 anak ini juga mengaku tubuhnya kerap terasa sakit dan kaku.
"Setiap hari badannya diolesi minyak kelapa biar tidak kaku," kata Juju (35), istri Tata, saat ditemui di rumahnya di Kampung Kondang, RT 01 RW 05, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Garut, Jawa Barat, Kamis (13/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tata pernah dibawa berobat ke mantri kesehatan yang ada di desa. Namun bukannya sembuh, bercak merah tersebut semakin banyak dan tebal. Penderitaan Tata pun semakin menjadi-jadi.
"Kalau tidur harus dialasi daun pisang. Sebab kalau kena kain katanya sakit dan kulitnya pada nempel di kain," ujar Juju.
Kondisi ini membuat Tata tidak bisa bekerja seperti biasa sebagai buruh tani. Dia hanya bisa tergolek tanpa daya di tempat tidur. Untuk biaya hidup keluarga sehari-hari, Tata dan Juju hanya bisa mengharapkan belas kasihan para kerabatnya. (djo/nrl)











































