Terhadap kasus-kasus ini, warga meminta polisi segera meringkus Hamid. Permintaan warga ini bertujuan agar istri dan anak-anaknya bisa hidup tenang. Sebab, selama ini mereka selalu di bawah tekanan Hamid.
"Kalau bisa polisi segera menangkap Pak Hamid. Kita kasihan melihat anak dan istrinya yang hidup di bawah tekanan. Istrinya sering menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga," kata Yanto (37), yang bertempat tinggal persis di sebelah rumah Hamid.
Dengan belum tertangkapnya Hamid, kata Yanto, sekarang istrinya tidak lagi berani tinggal di rumah. "Sekarang anak-anak dan istrinya tinggal di rumah mertua Pak Hamid. Mereka takut kembali ke rumah, kalau-kalau Pak Hamid kembali. Bisa jadi kan, selama dalam persembunyiannya, Pak Hamid tetap akan melakukan teror kepada anak istrinya," kata Yanto.
Menurut Yanto, selama ini warga sekitar sudah sering melihat Hamid melakukan tindak kekerasan terhadap keluarganya. Kadang di depan warga Hamid, tidak segan menampar memukul istrinya. Padahal, selama ini Hamid dikenal warga sekitar sebagai ustad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya istrinya yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Anak-anaknya juga tidak terlepas dari sikap arogan sang bapaknya sendiri. "Kalau anaknya tidak menuruti perintah bapaknya, kadang diancam dengan golok," terang Yanto.
Hamid dilaporkan ke polisi oleh istrinya, Ny Daely Amir, karena melakukan pencabulan terhadap dua anaknya. Polisi masih menyelidiki hal ini. Memang Hamid belum terbukti melakukan pencabulan. Namun, bila dia tidak bersalah, mengapa dia menghilang dan kabur? Misteri hilangnya Hamid membubat geger warga, karena dia tiba-tiba menghilang di depan polisi. (cha/asy)











































