Menurut Direktur Mitigasi Bencana Bakornas Sugeng Tri Utomo, banjir bukanlah bencana yang butuh pelatihan khusus untuk menghadapinya. Kedatangannya bisa diantisipasi dari jauh-jauh hari.
"Relatif bisa diprediksi pelan-pelan. Pengenalan informasi lewat ramalan cuaca, biasanya BMG," terangnya usai diskusi Bumi Kita di Kedai Tempo, Jl Utan Kayu 68, Jakarta Timur, Kamis (13/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya yang terjadi menganggap remeh naik pelan-pelan," ujarnya.
Saat air naik maka evakuasi dilakukan dengan perahu karet. Sugeng menjelaskan saat ini, masyarakat Jakarta yang langganan banjir sudah beradaptasi dengan bencana.
"Mereka sudah tahu arti ketinggian air di Katulampa. Terus bangunan rumahnya dibuat 2 tingkat," ungkapnya. (gah/fay)











































