Saat masih bergelut di dunia hitam dan premanisme, Hamid diyakini pernah belajar dan menguasai ilmu menghilang. Bagi preman, ilmu ini sangat berguna. Hamid pernah mempraktekkan ilmu hitam ini sekitar 10 tahun silam.
Tapi, apakah saat kabur dari pengawalan polisi, Hamid menggunakan ilmu saktinya itu? Teka-teki tentang larinya pria yang sering disebut ustad dari sergapan polisi saat diberi kesempatan salat itu memang belum terjawab. Hingga Kamis (13/3/2008), Tim Buser Polsek Rumbai Pesisir, Pekanbaru masih belum bisa meringkusnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ilmu untuk menyamarkan padangan orang lain itu memang ampuh. Ini pernah dia lakukan sebelum menyandang sebagai ustad," kata Kapolsek Rumbai Persisir, AKP Hari Wiyaman mengutip keterangan Daely.
Namun, berdasarkan keterangan sang istri, Hamid sudah lama tidak memakai jurus pamungkasnya itu sejak menjadi orang relijius. Sejak Hamid ikut pengajian dan menyatakan akan bertobat, ilmu gaib yang dia miliki tidak pernah dia praktekkan.
"Kata istrinya, ilmu gaib untuk dapat menyamarkan pandangan orang lain itu sudah dia buang. Hamid tidak lagi memakai ilmunya itu. Tapi ya itu tadi, ketika akan kami tangkap, dia bisa hilang begitu saja," kata Hari.
Hamid dilaporkan ke polisi oleh istrinya karena melakukan pencabulan terhadap dua anaknya. Polisi masih menyelidiki hal ini. Memang Hamid belum terbukti melakukan pencabulan. Namun, bila dia tidak bersalah, mengapa dia menghilang dan kabur? Misteri hilangnya Hamid membubat geger warga, karena dia tiba-tiba menghilang di depan polisi.Β
(cha/asy)










































