"Bukan trafonya lho yang terbakar, tapi ada bagian instalasinya rusak. Kita cek ada bekas terbakar," kata Manajer Area Pelayanan PLN Jaringan Bogor Dody Budiawan kepada detikcom, Kamis (13/3/2008).
Dody tidak mau berspekulasi kalau instalasi rusak akibat tersambar petir yang menyambar dalam hujan deras Rabu kemarin. Menurut dia, penyebab kerusakan bisa bermacam-macam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daerah yang terkena mati lampu adalah Kota Bogor dan sekitarnya. Listrik berhasil dinormalkan pukul 8.00 WIB. Adapun perjalanan KRL sempat tersendat karena kurangnya pasokan listrik dari Gardu Kedung Badak yang disuplai dari Gardu Induk Bogor Baru.
"Kami atas nama PLN meminta maaf kepada masyarakat," pungkasnya.
Matinya listrik di pagi hari sungguh mengganggu aktivitas warga. Diah (45), warga Perumahan Indraprasta, Bogor Utara mengeluhkan terganggunya aktivitas keluarganya.
"Dapur gelap nggak bisa bikin sarapan, nggak bisa mencuci. Anak saya punya tugas, komputernya mati," keluh Diah.
Agus SP, dalam surat elektroniknya pada redaksi menulis,"Sebagian besar wilayah Bogor mati lampu mulai pukul 05.30. Saya lagi mandi nggak diterusin takut airnya abis buat mandi anak-anak. Sampai sekarang belum nyala. Ke kantor hanya ngelap badan aja nih." (fay/mar)










































