Terserempet Sodomi Saat Ingin Tinggalkan Dunia Hitam

Ustad Cabul Hilang Misterius

Terserempet Sodomi Saat Ingin Tinggalkan Dunia Hitam

- detikNews
Kamis, 13 Mar 2008 10:34 WIB
Terserempet Sodomi Saat Ingin Tinggalkan Dunia Hitam
Pekanbaru - Abdul Hamid (48), yang merupakan mantan preman ini memang benar-benar akan bertobat. Karena itulah, dia rajin salat, meski banyak sikapnya yang ganjil. Dengan penampilan berjubah dan berjenggot panjang, Hamid disebut para tetangga sebagai ustad. Sayang, dalam perjalanan tobatnya, dia ternoda kasus sodomi.
 
Sebelum mengubah penampilannya, Hamid dikenal oleh teman-temannya sebagai preman yang cukup disegani di kawasan pelabuhan sungai Siak dan Pasar Bawah Pekanbaru. Sebagai manusia biasa, Hamid memiliki cita-cita mulia untuk meninggalkan dunia hitam yang dia jalani selama ini.
 
Niat untuk bertobat itu sudah dia tunjukkan sejak 3 tahun silam. Hamid yang dulunya preman dengan hidup sering menodong orang, menjambret, serta terlena dalam pelukan WTS, ingin kembali ke jalan yang benar. "Dia keluar masuk masjid baru sekitar 3 tahun belakangan ini," cerita Syarial (45) sahabat  Hamid sejak kecil.
 
Syarial mengakui, belakangan ini sobatnya itu memang aktif dalam berbagai bentuk pengajian. Hamid sering terlihat dalam pengajian di sebuah masjid i Jl. Sumatera, Pekanbaru. "Saya bangga juga punya teman yang mencoba untuk kembali ke jalan yang benar," kata Syarial.
 
Selaku teman akrabnya, Syarial paling banyak tahu di balik perjalanan pertobatan sahabatnya itu. Walau dalam perjalanan tobatnya itu, Hamid sudah keluar masuk masjid, ceramah di sana-sini, tapi setahun belakangan ini, Hamid masih dipergoki Syarial tidur bersama wanita yang bukan muhrimnya.

"Warga di sekitar rumahnya, memang ada yang menyebut Hamid sebagai ustad. Tapi saya selaku temannya yang pernah di dunia hitam, dia pernah aku lihat masih menjalankan maksiat. Mungkin aku salah satu dari teman sekaligus tetangganya yang tidak percaya dia sudah bertobat. Tapi selama ini saya tidak mau cerita soal di balik baju jubahnya itu," papar Syarial.
 
Syarial mengaku selama ini sobatnya itu sering diundang berceramah. Tapi selaku teman, dia juga tidak ingin menyebar aib temannya di balik ceramah yang tidak sesuai dengan perbutannya itu. "Banyak memang yang bilang dia ustad, tapi bagi aku, cuma kedok saja sebagai ustad," kata Syarial.
 
Lain lagi cerita Efendi (57) yang juga masih tetangga Hamid. Efendi mengakui, Hamid bekas preman yang mencoba untuk bertobat. Tapi di mata Efendi, perjalanan tobatnya ternyata harus tergilas dari kasus dugaan pencabulan anaknya sendiri.

"Kita salut lihat dia selama ini yang keluar masuk masjid, ngasih ceramah ke sana ke mari. Sayangnya dalam perjalanan tobatnya tidak semulus yang kita bayangkan," kata Efendi.

Hamid dilaporkan ke polisi oleh istrinya karena melakukan pencabulan terhadap dua anaknya. Polisi masih menyelidiki hal ini. Memang Hamid belum terbukti melakukan pencabulan. Namun, bila dia tidak merasa bersalah, mengapa dia menghilang? Misteri hilangnya Hamid membubat geger warga, karena dia tiba-tiba menghilang di depan polisi. 
(cha/asy)


Berita Terkait