Underpass Gandaria Banjir, Kadis PU Harus Tanggung Jawab

Underpass Gandaria Banjir, Kadis PU Harus Tanggung Jawab

- detikNews
Kamis, 13 Mar 2008 10:18 WIB
Jakarta - Sungguh memprihatinkan, underpass Gandaria yang belum lama beroperasi banjir 1,5 meter karena hujan deras. Drainase dan alat penyedot air seperti pompa pun dipertanyakan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) DKI Jakarta harus bertanggung jawab.

"Menyedihkan. Drainasenya tidak benar. Underpass itu memiliki risiko double bahkan triple. Lihat drainasenya, dalam atau tidak, saya curiga tidak," ujar pengamat kebijakan publik dan transportasi Agus Pambagio.

Agus menyampaikan hal tersebut ketika dihubungi detikcom, Kamis (13/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Drainase underpass supaya tidak banjir, lanjutnya, harus dalam. Drainase underpass tidak bisa menjadi satu dengan jalan di atasnya.

Kelengkapan lain yang perlu dilihat agar banjir tak menggenangi underpass adalah pompa. Pompa bisa menyedot genangan air bila drainase tak terlalu bagus.

"Ada nggak pompanya? Jangan-jangan nggak ada. Saya curiga nggak. Atau kalau ada, jangan-jangan nggak berfungsi. Seperti banjir di Cengkareng itu, dari 4 pompa yang berfungsi cuma 1," ujar eks pengurus YLKI ini.

Drainase dan dan pompa yang harus tersedia, menurut Agus, merupakan tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta, utamanya Kadis PU.

"Pemprov yang harus mempertanggungjawabkan ke masyarakat. Whisnu (Kadis PU Whisnu Subagyo) itu yang bertanggung jawab," ujarnya.

Pemprov DKI dinilainya tak berhasil belajar dari pengalaman banjir awal Februari 2008, maupun peristiwa banjir di tahun lalu.

"Kalau melakukan kesalahan itu lebih dari 1 kali, itu lebih buruk dari keledai," kritik Agus. (nwk/nrl)


Berita Terkait