Hamid dilahirkan pada tahun 1960 di Kampung Dalam, Kecamatan Senepelan, Pekanbaru. Sudah bukan rahasia lagi, kawasan ini dikenal banyak preman sejak dulu. Maklum kawasan ini merupakan pelabuhan barang-barang dari berbagai belahan dunia.
Di sinilah, Hamid dibesarkan orangtuanya yang merantau dari Payah Kumbuh, Sumatera Barat. Hidup di kawasan pelabuhan, Hamid tentu hidup dengan tantangan yang cukup kuat dan keras.
Hamid yang tidak tamat SD itu bergelut dengan waktu untuk mencari nafkah di kawasan pelabuhan di perairan sungai Siak yang membelah kota Pekanbaru. "Hamid itu pernah menjadi preman di kawasan pelabuhan," kata Syahrial (45) teman sebaya Hamid dalam obrolan dengan detikcom, Kamis (13/3/2008) di Pekanbaru.
Syahrial menjelaskan, ketika mereka sama-sama masih remaja, rumah mereka sangat berdekatan. Dari menjadi preman di kawasan pelabuhan, lama kelamaan, Hamid juga dapat mengusai kawasan Pasar Bawah yang dikenal sebagai gudang pasar wisata di Pekanbaru.
"Banyak gank preman yang dilahirkan dari Kampung Dalam. Hamid itu salah satu gank preman yang cukup disegani. Yang namanya preman, tentulah kita sudah tahu sendiri bagaimana kehidupannya sehari-hari," terang Syahrial yang akrab disebut Bang Al.
Menurut Bang Al, dalam pergaulan sehari-hari, temannya itu memiliki teman yang cukup banyak. Hampir semua orang yang berada kawasan Pasar Bawah dan Pelabuhan mengenal dirinya. "Kalau soal pergaulan jangan tanya, dia banyak teman," kata Bang Al.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(cha/asy)











































