"Kita bersama keluarga akan mendatangi Deplu, sekitar pukul 09.30 WIB," kata Koordinator TPM Mahendradatta kepada detikcom, Kamis (13/3/2008)
Menurut Mahendra, keluarga ingin mememinta kejelasan bagaimana nasib Baehaqi sekarang, karena hingga saat ini belum ada kabar sama sekali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Wakil Koordinator TPM Ahmad Michdan menjelaskan, selain keluarga Baehaqi, TPM juga akan mendampingi beberapa orang yang keluarganya juga tidak jelas keberadaanya di Filipina.
Di antara keluarga yang akan mendatangi Deplu adalah keluarga Ahmad Faisol, Bunawi dan Rochmad. Michdan berharap Deplu bisa memberikan penjelasan mengenai status dan keberadaan orang-orang tersebut.
"Menurut berita koran lokal mereka ada yang ditangkap, namun keluarga belum mendapat kabar," katanya
Tentara Filipina menangkap Baehaqi pada 17 Februari 2008 di Pulau Mindanau. Pulau ini memang diawasi pemerintah Filipina karena diangap sebagai sarang separatis.
Awalnya polisi daerah setempat mendapatkan laporan tiga orang telah diculik dari rumahnya oleh sekelompok orang. Namun setelah diselidiki, ternyata penangkapan dilakukan oleh militer. (nal/nrl)











































