Kepada wartawan di New York, Spitzer mengungkapkan, dirinya telah gagal memenuhi standar bagi pegawai publik.
"Selama perjalanan hidup saya yakin apapun kedudukannya seseorang mereka harus bertanggung jawab atas perbuatan mereka. Dengan alasan itulah saya menyatakan mundur dari jabatan saya," kata Spitzer yang didampingi istrinya, seperti dikutip AFP, Kamis (13/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spitzer merupakan pelanggan tetap jasa prostitusi kelas tinggi. Dia telah menghabiskan puluhan ribu dolar AS untuk membayar wanita-wanita panggilan selama kurun waktu tertentu.
Rahasia kotornya terkuak setelah dirinya kedapatan membayar sebesar US$ 4.300 untuk jasa prostitusi Emperors Club VIP. Sebagian dari jumlah itu untuk membayar seorang PSK yang diminta datang ke sebuah hotel di Washington pada Februari lalu.
Dalam berkas-berkas pengadilan terungkap, kejadian itu bukan pertama kalinya Spitzer yang disebut sebagai 'Klien 9' itu menyewa wanita penghibur dari jaringan Emperors Club VIP.
Menurut seorang pejabat penegak hukum AS, Spitzer telah menghabiskan dana yang cukup besar untuk Emperors Club VIP. Jumlahnya bisa mencapai US$ 80.000. Namun tidak jelas untuk periode berapa lama uang tersebut digunakan.
Para penyidik menemukanm Spitzer menyewa seorang PSK mahal bernama Kristen di malam sebelum Hari Valentine, 14 Februari lalu. Spitzer menyewa dua kamar di Hotel Mayflower di Washington, satu untuk dirinya, satu lagi untuk si PSK. Kemudian sekitar pukul 22.00 waktu setempat, Spitzer menyelinap masuk ke kamar Kristen. (nal/nvt)










































