Pemerintah Akan Kaji Alutsista TNI yang Tua

Pemerintah Akan Kaji Alutsista TNI yang Tua

- detikNews
Rabu, 12 Mar 2008 17:09 WIB
Jakarta - Jatuhnya helikopter jenis Bell 47G Soloy milik TNI Angkatan Udara di Subang, Jawa Barat, menambah deretan jumlah alat utama sistem persenjataan (Alutsista) milik TNI yang sudah tidak layak. Pemerintah pun akan kaji semua data alutsista di setiap angkatan.

"Kita lihat datanya dulu, kita akan tetap perhatikan arahan Presiden, kasus demi kasus," kata Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono usai Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kementerian Koordinasi Polhukam di Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (12/3/2008).

Oleh sebab itu, menurut Juwono, pemerintah belum bisa memutuskan akan meng-grounded atau tidak memakai sama sekali alias membuang semua alutsista yang sudah tua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tunggu laporan dari Mabes TNI. Apakah sudah tua, apa karena human error atau cuaca. Ketiganya kita perhatikan. Kita akan kaji satu per satu dengan data di setiap angkatan," pungkasnya.

Seperti diketahui, sejak awal Tahun 2008 ini, sudah beberapa kali alutsista TNI mengalami kecelakaan. Untuk TNI AU saja sudah dua kasus, jatuhnya pesawat heli Twin Pack, kecelakaan pesawat tempur Hawk di Riau, jatuhnya komponen pesawat Hercules di Malangย  dan heli Bell di Subang.

Sedangkan TNI AL, satu pesawat heli jenis Bolco jatuh di Sabang, NAD dan tenggelamnya Tank Amfibi di Pasuruan. ย 

Beberapa kejadian yang ironis ini pun menyebabkan meninggalnya sejumlah prajurit TNI. (zal/mly)


Berita Terkait