"Sampai saat ini pemeriksaan masih seputar yang kemarin (soal suap). Orang membentuk persepsi itu hak dia, tapi KPK tidak terganggu. Proses pemeriksaan berjalan terus," ujar juru bicara KPK Johan Budi di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/3/2008).
Johan meminta pemeriksaan terhadap jaksa Urip tidak diganggu oleh isu-isu seperti itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya saat KPK melakukan penggeledahan ke PT Gadjah Tunggal apakah ditemukan permata, Johan belum bisa memastikan.
"Kita akan cek dulu," kata Johan.
Jaksa Urip mengaku berhubungan dengan Artalyta dalam bisnis permata. Artalyta sebagai investor, Urip yang mencarikan permata. Artalyta mengaku telah 5 tahun kenal Urip, namun dia tidak tahu kalau Urip seorang jaksa.
(nik/nrl)










































