Untuk itu DPR RI meminta pemerintah agar memprioritaskan pembangunan infrastruktur khususnya jalan.
"Ini demi menggerakkan perekonomian nasional dan memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat," kata anggota Komisi V DPR Abdullah Azwar Anas, dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan semakin banyaknya kerusakan jalan, menurut Azwar, akan menghambat laju pembangunan infrastruktur.
Saat ini, panjang jalan nasional 34.628 kilometer namun kapasitasnya baru 48 persen, dan hanya 1 persen yang sesuai dengan kriteria jalan raya. "Persentase ini masih di bawah standar," kata Menteri Perhubungan Kabinet Bayangan DPR ini.
Dia menambahkan, panjang jalan di Indonesia, termasuk jalan provinsi dan kabupaten, kurang lebih 300.000 kilometer.
"Tapi jalan provinsi dan kabupaten ini lebih dari 50 persennya buruk," imbuh Azwar. (ptr/nrl)











































